Archive | Poems RSS feed for this section

Dia akan pergi

17 Oct

Entah kenapa, setiap kali mengingat dirinya, setiap kali menyadari betapa aku amat sangat mencintainya
Aku meneteskan air mata
Aku bahagia, amat sangat bahagia
Karena dia bersamaku
Karena dia mencintaiku

Tapi aku takut, takut apa yang akan terjadi jika suatu saat dia berhenti mencintaiku
akankah ia pergi?
atau akankah ia tinggal?
Akankah ia jatuh cinta lagi padaku?
Bisakah aku membuatnya kembali mencintaiku?

Akankah ia menyesal bersamaku?
Aku takut, aku takut,
Aku tahu dia mencintaiku
Aku tahu dia akan menjaga cintanya
Tapi aku tahu, dia akan meninggalkanku
Aku tahu dia akan pergi, meninggalkanku sendiri

Maka dari itu aku ingin mempercepat, aku ingin segera bersamanya
Aku ingin dia secepatnya hidup bersamaku
Aku ingin secepatnya belajar merawatnya
Menjaganya, menemaninya
Karena aku tahu, tak mungkin selamanya aku begitu
Aku tak bisa bersama dia selamanya

Suatu saat dia akan pergi
Saat dia tidak ada
Bukan kesendirian yang kutakuti
Bukan kesepian yang membuatku sedih
Ketiadaan dirinyalah yang mematikanku
Dialah sumber kebahagiaanku di dunia

Aku akan hampa, kosong, hampa tanpanya….

Jatuh cinta lagi

17 Oct

Jika suatu saat nanti, aku jatuh cinta lagi
Ingatkanlah saat kita duduk malam itu,
Saat kau dan aku mengucapkannya
Saat kita melepaskan kegelisahan dan perasaan tak menentu
Saat berjanji untuk mencoba apapun yang tersisa

Jika suatu saat nanti, aku jatuh cinta lagi
Ingatkanlah saat kita berjalan hari itu,
Saat kau menggandengku, menyeberangi arus yang cepat
Meski aku tak membutuhkannya, kau tetap memberikannya

Jika suatu saat nanti, aku jatuh cinta lagi
Ingatkanlah saat kita menyusuri waktu itu
Saat berjalan bersama menikmati manisnya es krim kacang hijau
Saat menikmati harumnya durian di pinggir jalan
Saat tertawa terbahak menyaksikan Johnny Deep mengenakan kalung dari jempol kaki

Jika suatu saat nanti, aku jatuh cinta lagi
Ingatkanlah saat kau dengan sabar menemaniku, saat dia meninggalkanku
Saat kau menghiburku, mengajakku jalan-jalan ke Bogor
Saat kau lama menunggu ku atas sebuah janji
Yang hampir kulupakan karena aku tertidur
Saat kau tanpa protes menjumpaiku yang masih bersimbah air mata
Saat dengan canda kau mengatakan akan tetap menemuiku asalkan aku masih dalam satu bagian yang utuh

Jika suatu saat nanti, aku jatuh cinta lagi
Ingatkanlah aku saat kau terus mendengarkan
Keluh kesahku pada dunia, pada hidup, pada semesta
Saat kau mengajarkan untuk menerima segalanya
Saat kau mengingatkanku untuk tetap percaya

Jika aku jatuh cinta lagi
Ingatkanlah betapa aku mencintaimu
betapa aku menerimamu, mengharapkanmu, menangisimu, merindukanmu
Ingatkanlah saat kau selalu bersedia menerimaku apa adanya
Termasuk saat aku mencintai orang lain

Ingatkanlah aku…
Ingatkanlah aku…
Lakukanlah lagi,
Gandeng aku lagi,
Peluk aku lagi,
Tertawalah lagi bersamaku
Menangislah lagi bersamaku

Ingatkanlah aku pada cintamu…
Aku pasti jatuh cinta lagi padamu…
Aku pasti mencintaimu lagi…

Tidak apa-apa

17 Oct

Aku tak dapat melepaskan pikiranku darinya
Kegembiraan dan kebahagiaan menyertai tiap potongan kenangan akan dirinya
Dan pada saat yang sama, menyertakan kesedihan dan kecemasan

Cinta yang kupunya hanya ini, rasa sayang yang kupunya hanya ini
Semuanya kuserahkan kepadanya
Mungkin nanti aku akan jatuh cinta pada orang lain
Mungkin nanti akan ada saat aku tertarik pada yang lain

Sementara, dia pun mungkin begitu
Mungkin dia akan jatuh cinta lagi pada orang lain
Mungkin, cintanya padaku akan berhenti
Berhenti pada suatu titik,
dimana terang menjadi gelap,
dimana bunga-bunga menjadi layu
dimana tawa menjadi tangis,
dimana kehangatan menjadi kehampaan

Tapi tidak apa-apa, karena semuanya mungkin terjadi
Tapi tidak apa-apa, karena aku tahu
Aku tahu, dia akan selalu disitu
Tidak apa-apa…
Karena aku mencintainya…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 84 other followers